info-image

Posted 27 April 2026 by Bintang

Dalam praktik kardiologi intervensi, menentukan apakah sebuah sumbatan (lesi) pada pembuluh darah koroner perlu dipasang stent atau tidak merupakan keputusan krusial. Selama bertahun-tahun, Fractional Flow Reserve (FFR) dengan penggunaan pressure wire dan obat adenosine dianggap sebagai standar baku. Namun, tantangan berupa waktu prosedur yang lebih lama, risiko komplikasi invasif, serta biaya tambahan sering kali menjadi hambatan di Cath Lab.

Kini, hadir teknologi QFR® (Quantitative Flow Ratio)—sebuah inovasi analisis fisiologi koroner berbasis citra angiografi yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memungkinkan dokter melakukan evaluasi fungsional secara cepat dan akurat tanpa perlu memasukkan kabel sensor ke dalam jantung pasien.

Mengapa QFR Menjadi Standar Baru di Cath Lab?

QFR bekerja dengan memanfaatkan algoritma AI Deep Learning untuk melakukan rekonstruksi tiga dimensi (3D) dari gambar angiografi standar. Berbeda dengan metode konvensional, QFR menawarkan efisiensi tinggi melalui beberapa keunggulan utama:

1. Tanpa Wire dan Adenosine

Metode FFR konvensional membutuhkan pressure wire dan induksi hiperemia menggunakan adenosine yang terkadang memberikan efek samping tidak nyaman bagi pasien. QFR sepenuhnya menghilangkan kebutuhan ini, sehingga mengurangi risiko prosedur dan biaya tindakan.

2. Analisis Super Cepat (< 30 Detik)

Waktu adalah hal yang sangat berharga dalam tindakan intervensi. Dengan fitur Auto Vessel Selection, QFR mampu memberikan hasil analisis signifikansi lesi hanya dalam waktu kurang dari 30 detik per pembuluh darah. Hal ini terbukti 30% lebih cepat dibandingkan metode berbasis kabel.

3. Akurasi Tinggi yang Teruji Secara Klinis

Berdasarkan studi FAVOR III China, penggunaan panduan QFR terbukti menurunkan kejadian Major Adverse Cardiac Events (MACE) hingga 32% dalam pemantauan 2 tahun dibandingkan dengan panduan angiografi standar saja.

Perbandingan Strategi: QFR vs FFR Invasif

FiturFFR KonvensionalQFR (Image-Based)
Media UtamaPressure Wire (Invasif)Angiografi (Software-based)
Obat HiperemiaPerlu AdenosineTidak Perlu
Waktu AnalisisLebih Lama (> 10-15 menit)Sangat Cepat (< 30 detik)
Risiko PasienRisiko trauma pembuluh darahSangat Rendah
Efisiensi BiayaTinggi (Kabel sekali pakai)Lebih Ekonomis & Scalable

Bukti Klinis Terbaru: Masa Depan Kardiologi di Indonesia

Penyakit kardiovaskular diproyeksikan akan terus meningkat di Indonesia hingga tahun 2045. Oleh karena itu, adopsi teknologi yang efisien seperti QFR sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan jantung yang berkualitas. Panduan terbaru dari European Society of Cardiology (ESC) bahkan telah memberikan rekomendasi kelas 1B untuk penggunaan PCI berbasis QFR karena hasil klinisnya yang superior dibanding angiografi konvensional.

Di Indonesia, PT Meditrans Global melalui produk Medis QFR® 3.0 menghadirkan solusi ini untuk membantu para klinisi mengambil keputusan yang lebih tepat dan konsisten di meja operasi.

Kesimpulan

Transisi dari metode invasif ke pendekatan image-based physiology berbasis AI adalah langkah besar menuju kardiologi yang lebih aman dan efisien. Dengan QFR, dokter tidak hanya mendapatkan hasil yang akurat tetapi juga mampu memberikan pengalaman prosedur yang lebih nyaman bagi pasien.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknologi kardiologi terbaru dan layanan Cath Lab, silakan kunjungi: 🌐 www.meditrans.id 📞 (+62) 812 8000 1102

Referensi :

  1. MedPath (2026). Artificial Intelligence-Driven Medipixel Fractional Flow Reserve Versus Invasive Fractional Flow Reserve-Guided PCI Trial (AIM-FFR Trial). [1.1]
  2. Medis Medical Imaging. FAVOR III China: Improved 2-Year Clinical Outcomes. [2.1]
  3. EuroIntervention. Coronary revascularisation deferral based on quantitative flow ratio or fractional flow reserve: a post hoc analysis of the FAVOR III Europe trial. [2.2]
  4. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat (2025). Proyeksi Beban Penyakit Kardiovaskular di Indonesia hingga Tahun 2045. [4.2]
  5. CardiaCare.id. Apa Perbedaan FFR dan QFR dalam Pemeriksaan Jantung? [5.1]

Meditrans
Posted Bintang

Selamat datang di Meditrans. Sebuah perusahaan kesehatan yang kami dirikan sejak 2012 di Surabaya yang sampai saat ini masih terus mengembangkan dirinya. Bersama tim yang berpengalaman di bidangnya, sejak awal dikembangkan, Meditrans telah melayani banyak rumah sakit dalam hal kebutuhan layanan kesehatan.